Senin, 06 Juni 2011

Laban, Arabian Drink

pertama datang ke negara Uni Emirat Arab kita memang harus banyak beradaptasi.mulai dari iklim negara Uni Emirat Arab yang super panas seakan-akan membakar tubuh,walau pun tempat daku tinggal banyak pohon-pohon rindang tapi tak mengurangi panasnya.apalagi kalau sudah memasuki awal juni udara akan semakin panas.Juni sampai Agustus merupakan musim panas di negara Uni Emirat Arab.Sedangkan musim dingin di awali dengan udara yang hangat di mulai pada bulan September.pada awal bulan inilah bnayak orang sudah mulai keluar rumah untuk jalan atau sekedar bermain karena udara sudah tak terlalu panas.

Salah satu adaptasi lainnya adalah dalam soal makanan.hampir setiap hari kita makan masakan khas timur tengah.mungkin kalau nasi kebuli,atau biryani serta kebab sudah biasa kita makan di Indonesia,tapi bagaimana yang lainya salah satunya Shawarma .pertama makan makanan ini daku langsung mual-mual karena perut belum terbiasa.Ada lagi salah satu jenis minuman yang setiap Lunch selalu tersedia di tempat daku bekerja.

Konon orang yang sering mengkonsumsi minuman ini mempunyai kulit yang halus dam mulus.seperti orang dari turki yang katanya setiap hari minum minuman ini.memang sich selama di Uni Emirat Arab daku sering bertemu orang-orang dari turki kulit mereka halus dan mulus baik pria maupun wanita.apakah semua itu hanya kebetulan belaka atau memang benar?minuman itu bernama Laban.mau tahu apa itu laban?silahkan baca kutipan di bawah ini yang berasal dari beberapa sumber di internet.

Laban adalah pruduk susu sapi yang di fermentasikan yang kita kenal dengan sebutan Yoghurt.selain dari susu sapi bisa juga dari susu kambing dan unta.laban pada dasarnya ungkapan bahasa arab untuk Yoghurt.

Konon orang yang pertama kali menemukan Yoghurt adalah seorang pengembala domba dari Turki.ceritanya sang pengembala domba itu menyimpan susu hasil perahannya pada kantung yang terbuat dari kulit domba.setelah di simpan beberapa waktu ,susu terfementasi oleh bakteri sehingga menjadi asam, teksturnya mengental tetapi tidak basi.hasil inilah yang berkembang menjadi Yoghurt seperti yang kita kenal sekarang ini.

Bangsa-bangsa arab biasanya kalau makan nasi kebuli atau biryani,maka laban akan langsung di campur dalam nasi tersebut.daku pribadi pernah mencoba cara seperti itu dan ternyata enak sodara-sodara jadi ketagihan,kalau gak ada laban bisa juga yoghurt yang telah di tambah daun mint,makin terasa nikmat.

pertama minum minuman ini,duh gak kuat la yauo masam di tambah kecut.ada beberapa orang yang berasal dari negara arab menyarankan biasanya mereka minum dengan di campur jus,ada juga di campur gula,ada pula yang di campur garam.lama-kelama’an minuman ini enak untuk di nikmati untuk menjaga tubuh tetap fit.selain untuk kesehatan tubuh siapa tahu kulit daku jadi makin mulus seperti orang-orang turki pada umumya.“kalau sehari saja gak minum Laban gimana gitu”.

0 comments:

Poskan Komentar